Penggunaan Tanda Hubung (-) dalam Kalimat, Beserta Contohnya

Penggunaan Tanda Hubung (-) dalam Kalimat, Beserta Contohnya

Penggunaan tanda hubung (-) penting untuk kamu kuasai sebagai penulis. Dalam penulisan, tanda hubung (-) merupakan salah satu tkamu baca yang sering digunakan. Meskipun tampak sederhana, tkamu hubung memiliki peran penting dalam memperjelas makna kalimat. 

Artikel ini akan menjelaskan pengertian, fungsi, kosakata yang menggunakan tanda hubung, dan memberikan contoh penggunaan tkamu hubung dalam kalimat. Mari, simak dengan saksama agar wawasan kamu bertambah!

Pengertian Tanda Hubung (-)

Tanda hubung (-) adalah tanda baca yang digunakan untuk menyambungkan kata, frasa, atau klausa dalam suatu kalimat. Tanda ini menunjukkan hubungan atau keterkaitan antara bagian-bagian tersebut.

Fungsi utamanya untuk menunjukkan hubungan atau keterkaitan antara bagian-bagian tersebut. Tanda hubung juga dapat kamu gunakan untuk memisahkan bagian-bagian tertentu dalam suatu kata, seperti kata majemuk, atau untuk menunjukkan rentang numerik atau temporal. 

Dalam penggunaannya, tanda hubung membantu menjaga kelancaran pembacaan, memperjelas makna, dan memberikan struktur yang jelas dalam tulisan.

6 Fungsi Tanda Hubung (-)

Selain yang sudah disebutkan di atas, tkamu hubung juga memiliki fungsi lain sebagai berikut. Yuk, cari tahu sekarang!

1. Menghubungkan Kata-kata dalam Satu Kata Majemuk

Tanda hubung digunakan untuk menggabungkan dua kata atau lebih menjadi satu kata majemuk. Fungsi ini dapat membantu dalam menyampaikan konsep atau gagasan secara efisien dan menghindari kebingungan.

Contoh:

  • Rumah-sakit
  • Guru-bimbingan
  • Telepon-seluler

2. Menyambungkan Klausa dalam Kalimat Majemuk

Dalam kalimat majemuk, tanda hubung digunakan untuk menyambungkan dua klausa yang memiliki hubungan logis. Fungsinya untuk menjaga aliran pikiran dan memperjelas hubungan antar gagasan.

Contoh:

  • Dia menyelesaikan tugasnya dengan cepat-tetapi dia tidak puas dengan hasilnya.
  • Saya ingin pergi ke pantai-karena cuaca begitu cerah.

3. Menyatakan Rentang Numerik atau Temporal

Fungsi tanda hubung selanjutnya untuk menunjukkan rentang numerik atau temporal antara dua angka atau waktu.

Contoh:

  • 1990-2000
  • Senin-Jumat
  • Pukul 08.00-17.00

4. Menggantikan Pengulangan Kata

Tanda hubung juga berfungsi untuk menggantikan pengulangan kata dalam kalimat. Ha ini dapat membantu membuat kalimat lebih ringkas dan mengurangi repetisi atau pengulangan yang tidak perlu.

Contoh:

  • Dia suka membaca novel, sedangkan saya lebih suka menonton film.
  • kamu bisa memilih antara kopi atau teh – saya lebih suka teh.

5. Memisahkan Prefiks dan Akar Kata

Berikutnya, tanda hubung dapat kamu gunakan untuk memisahkan prefiks (awalan) dari akar kata dalam beberapa kata berimbuhan. Dengan demikian, dapat memperjelas struktur dan makna kata.

Contoh:

  • Anti-intelektual
  • Pra-revolusi
  • Mikro-organisme

6. Memenggal Kata pada Pergantian Baris

Tanda hubung berguna untuk menunjukkan kata yang terpotong ketika sebuah kalimat berpindah ke baris berikutnya. Fungsi ini adalah yang paling umum dikenali oleh pembaca. 

Ketika membaca teks yang terbagi menjadi beberapa baris dalam kolom yang terbatas, seringkali terdapat kata yang harus dipotong untuk menyesuaikan ukuran kolom.

Kosakata yang Menggunakan Tanda Hubung (-)

Setelah memahami pengertian dan fungsi penggunaan tanda hubung (-), kamu juga harus tahu beberapa kosakata yang menggunakan tanda hubung.

Namun, perlu kamu perhatikan bahwa penggunaan tanda hubung (-) dalam bahasa Indonesia diatur dalam Ejaan Bahasa Indonesia (EYD).

Berikut beberapa contoh kosakata dengan tanda hubung (-).

  • Anak-anak
  • Buku-buku
  • Berkali-kali
  • Bolak-balik
  • Hilir-mudik
  • Suka-duka
  • Atas-bawah
  • Sana-sini

30 Contoh Penggunaan Tanda Hubung dalam Kalimat

Tanda hubung (-) memiliki beragam penggunaan dalam kalimat untuk menghubungkan kata, klausa, atau bagian-bagian lainnya. Berikut adalah 30 contoh penggunaan tanda hubung (-) dalam kalimat. Mari simak bersama!

  1. Dia memiliki koleksi buku-buku langka.
  2. Saya belajar di universitas swasta – bukan di universitas negeri.
  3. Ani pergi ke pasar – dan dia tidak kembali lagi.
  4. Buku itu miliknya, bukan -ku.
  5. Rumah-sakit terdekat dari sini adalah RSUD Kabupaten.
  6. Mobil-mobilan itu terlihat sangat kecil.
  7. Dia pergi ke bioskop – tetapi saya lebih suka ke teater.
  8. Tahun 1990-2000 adalah masa perkembangan teknologi.
  9. Anak-anak sedang bermain di taman bermain.
  10. Bunga-bunga di taman itu sangat indah.
  11. Rapat akan berlangsung dari pukul 09.00-12.00.
  12. Harga tiket berkisar antara Rp 50.000-100.000.
  13. Kami berada di jalan tol Jakarta-Bandung.
  14. Senin-Jumat adalah hari kerja di kantor kami.
  15. Dia membawa buku-buku pelajaran, sedangkan saya hanya membawa -ku.
  16. Dia menyelesaikan tugasnya dengan cepat – tetapi dia tidak puas dengan hasilnya.
  17. Apakah kamu ingin minum kopi atau teh? – Saya lebih suka teh.
  18. Bumi-Mars adalah dua planet yang berbeda.
  19. Baju-baju yang dia beli di pasar sangat murah.
  20. Jawa-Bali adalah dua pulau terbesar di Indonesia.
  21. Makanan favoritnya adalah nasi goreng – saya lebih suka mie goreng.
  22. Pukul 08.00-17.00 adalah jam kerja kantor.
  23. Dia memiliki koleksi sepatu-sepatu keren.
  24. Dia tertidur di depan televisi – seperti biasanya.
  25. Peserta lomba lari putri itu datang dari berbagai kota, seperti Jakarta-Bandung, Surabaya-Malang, dan Semarang-Yogyakarta.
  26. Pekerjaan itu membutuhkan beli-jual tanah yang rumit.
  27. Halaman 10-20 buku itu berisi bagian pengantar.
  28. Film-film klasik seperti Gone with the Wind masih diminati.
  29. Dia meminta maaf – tetapi saya masih kesal dengan perilakunya.
  30. Saya berencana untuk pergi ke Singapura-Malaysia liburan ini.

Ringkasan

Tanda hubung merupakan tanda baca yang penting dalam bahasa Indonesia. Pemahaman yang baik tentang penggunaan tanda hubung (-) akan membantu kamu menulis dengan lebih rapi dan mudah dipahami.

Apakah kamu memiliki pertanyaan atau ingin menambahkan informasi lain tentang tanda hubung? Tulis di kolom komentar ya! Bagikan artikel ini kepada teman-teman penulis lainnya agar mereka juga dapat memahami tanda hubung dengan lebih baik!

Bagikan artikel ini ke teman penulis lain melalui

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Cari Artikel Lainnya

Search
Scroll to Top