Prolog: Jenis, Fungsi Hingga Cara Membuat

prolog

Tahukah kamu pengertian prolog? Prolog adalah bagian awal sebuah cerita, baik dalam bentuk novel, drama, film, maupun karya sastra lainnya. Fungsinya bagaikan pembuka yang memikat untuk menarik perhatian pembaca atau penonton dan memberikan gambaran awal tentang keseluruhan cerita.

Untuk tahu lebih lanjut mengenai prolog, kamu bisa menyimak penjelasan detailnya pada artikel di bawah ini!

Memahami Definisi Prolog

Prolog berasal dari bahasa Yunani prologos, berarti sebelum kata-kata yang merupakan elemen penting dalam narasi, teater, atau karya sastra. Bagaikan gerbang, prolog membuka jalan bagi pembaca atau penonton untuk memasuki dunia cerita dan memahami alur yang akan terbentang.

Selain itu, prolog bagaikan jembatan yang menghubungkan dunia nyata dengan dunia imajinasi dalam sebuah karya.  Dengan memberikan informasi awal yang penting dan menarik, prolog mampu memikat hati dan pikiran pembaca atau penonton. Selain itu, mengantarkan pembaca ke dalam petualangan cerita yang penuh kejutan.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa pengertian prolog adalah bagian awal dari sebuah cerita yang bertujuan untuk memberikan gambaran umum kepada pembaca tentang latar belakang, konflik, atau karakter-karakter utama yang akan muncul dalam cerita. 

Adanya prolog membuat pembaca dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik sebelum memasuki inti cerita.

Jenis Prolog

Setelah mengetahui pengertian prolog, selanjutnya kamu perlu memahami beberapa jenis prolog yang sering digunakan dalam karya sastra. Simak 4 jenis prolog yang dapat kamu gunakan saat menulis karya sastra di bawah ini!

1. Prolog Naratif

Prolog naratif berupa narasi yang merajut jaring cerita, menyapa pembaca dengan informasi tentang latar belakang, karakter, dan atmosfer yang menyelimuti cerita. 

Contohnya, prolog novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata yang melukiskan keindahan alam Belitung dan memperkenalkan karakter Lintang Utara dengan kalimat puitisnya.

2. Prolog Dialog

Pada jenis prolog dialog, cerita dimulai dengan percakapan antar karakter untuk membangkitkan rasa penasaran tentang hubungan mereka dan konflik yang mungkin terjalin. 

Contoh prolog dialog bisa kamu temukan dalam drama “Romeo dan Juliet” karya William Shakespeare yang langsung menyajikan permusuhan antara keluarga Montague dan Capulet melalui dialog penuh emosi.

3. Prolog Deskriptif

Jenis prolog selanjutnya adalah prolog deskripif. Prolog deskriptif adalah cara melukiskan setting cerita dengan detail yang memikat, sehingga membawa pembaca seolah-olah berada di dalam dunia cerita. 

Contohnya, prolog novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata yang membawa pembaca ke Pulau Belitong dengan penggambaran alam indah dan penuh pesona.

4. Prolog Flashback

Pengertian prolog flashback adalah cara penyampaian prolog dengan memutar balik waktu. Dalam prolog ini, kamu membawa pembaca ke masa lampau untuk membuka kunci rahasia dan memberikan pemahaman tentang masa kini cerita. 

Contohnya, prolog film Inception karya Christopher Nolan menampilkan adegan mimpi yang membingungkan dan memicu pertanyaan tentang realitas.

Fungsi Prolog

Prolog memiliki beragam fungsi dalam sebuah cerita. Apa saja fungsi prolog? Temukan 4 fungsi utamanya berikut ini!

1. Menarik Perhatian

Prolog yang memikat bagaikan magnet yang menarik perhatian pembaca atau penonton dan membuat mereka ingin terus menyelami cerita. Kalimat pembuka yang kuat, karakter yang menarik, dan setting yang unik dapat menjadi kunci untuk memikat hati dan pikiran pembaca.

2. Memberikan Informasi

Prolog dapat menjadi sumber informasi penting tentang cerita, seperti latar belakang, karakter, tema, dan konflik yang akan dihadapi. Informasi ini membantu pembaca memahami cerita dengan lebih baik dan membangun ekspektasi mereka.

3. Membangun Suasana

Fungsi prolog berikutnya adalah menciptakan atmosfer dan mood cerita. Selain itu, dapat membangkitkan emosi dan perasaan tertentu pada pembaca.

Contohnya, prolog cerita horor yang menggunakan bahasa kelam dan mencekam dapat membuat pembaca merasakan ketakutan dan ketegangan.

4. Menyiapkan Pembaca

Terakhir, prolog dapat mempersiapkan pembaca untuk alur cerita yang akan datang, dengan memberikan petunjuk tentang apa yang akan terjadi. Di samping itu, membantu mereka memahami cerita dengan lebih mudah.

Cara Membuat Prolog

Memahami pengertian prolog dan jenisnya saja tidak cukup. Untuk membuat prolog yang kuat dan menarik, ada beberapa langkah yang dapat kamu ikuti. Penasaran apa saja? Cari tahu penjelasannya di bawah ini!

1. Mulai dengan Kalimat Kuat

Kalimat pertama prolog bagaikan pancing yang menarik perhatian pembaca. Gunakan kalimat yang menarik, penuh makna, dan membangkitkan rasa ingin tahu.

Sebagai contoh, kamu dapat menyimak prolog di bawah ini.

  • Di bawah naungan bulan purnama, sebuah rahasia kuno terkubur dalam reruntuhan kuil yang terbengkalai.
  • Di antara hiruk pikuk kota metropolitan, seorang gadis kecil menemukan sebuah kunci yang membuka gerbang dunia paralel.
  • Pada tahun 2042, umat manusia di ambang kepunahan, berjuang melawan virus mematikan yang tak terkendali.

2. Buat Singkat dan Padat

Prolog tidak perlu panjang lebar. Cukup sampaikan informasi penting dan menarik yang mampu memikat hati pembaca.

Contoh prolog yang singkat dan padat.

  • Di sebuah pulau terpencil, seorang gadis kecil menemukan sebuah peta kuno yang mengantarkannya pada petualangan yang luar biasa.
  • Pada tahun 2042, virus mematikan telah menyebar ke seluruh dunia. Hanya segelintir orang yang selamat dan harus berjuang untuk bertahan hidup.
  • Di bawah sinar bulan purnama, seorang pria misterius muncul di kota kecil yang tenang. Kedatangannya membawa serangkaian kejadian aneh dan misterius.

3. Gunakan Bahasa yang Menawan

Pilihlah bahasa yang sesuai dengan genre cerita dan target pembaca. Gunakan bahasa yang indah, kreatif, dan mampu membangkitkan imajinasi. Simak beberapa panduan untuk memilih bahasa yang sesuai dengan genre cerita di bawah ini!

  • Fiksi ilmiah: Gunakan bahasa yang futuristik dan penuh dengan terminologi ilmiah. Ciptakan nuansa teknologi yang canggih dan dunia yang berbeda dari kenyataan.
  • Fantasi: Pilihlah bahasa yang magis dan penuh dengan deskripsi alam yang indah. Pastikan kamu menciptakan suasana magis yang penuh dengan keajaiban dan misteri.
  • Romantis: Sebaiknya gunakan bahasa yang puitis dan penuh dengan ungkapan perasaan mendalam. kamu harus menciptakan nuansa romantis yang penuh dengan cinta dan kasih sayang.
  • Misteri: Gunakan bahasa yang penuh dengan ketegangan dan suspense. Bangunlah suasana misterius yang penuh dengan teka-teki dan pertanyaan membingungkan.

4. Bangkitkan Pertanyaan

Prolog yang baik akan meninggalkan pertanyaan di benak pembaca. Dengan demikian, membuat mereka penasaran dan ingin mengetahui kelanjutan cerita. 

kamu perlu membuat prolog yang mengandung misteri atau teka-teki yang membuat pembaca ingin terus membaca untuk mengetahui solusinya. 

Misalnya, kamu dapat memberikan petunjuk tentang identitas karakter misterius, kejadian aneh yang tidak terduga, atau rahasia yang terkubur dalam masa lalu.

5. Berikan Kejutan

Prolog yang unik dan tak terduga dapat membuat pembaca terkesan dan semakin tertarik untuk mengikuti cerita.

Sebaiknya, hindari memulai prolog dengan cara yang klise dan sudah biasa. Gunakan ide yang kreatif dan orisinal untuk menarik perhatian pembaca sejak awal. 

Contohnya, kamu dapat memulai cerita dengan dialog yang aneh, deskripsi yang tidak biasa, atau kejadian tidak terduga.

Ringkasan

Sekarang kamu sudah tahu pengertian prolog hingga cara membuatnya. Ingatlah, prolog yang baik adalah prolog yang mampu memikat hati dan pikiran pembaca agar mereka terkesan dan ingin terus mengikuti cerita.

Apakah kamu punya tips dan trik jitu dalam menulis prolog yang menarik dan memikat? Bagikan pengalaman kamu di kolom komentar! Jangan lupa untuk membagikan artikel ini kepada teman-teman kamu yang sedang belajar menulis cerita dengan klik share di bawah ini!

Bagikan artikel ini ke teman penulis lain melalui

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Cari Artikel Lainnya

Search
Scroll to Top